De STIJL

March 12, 2008

De Stijl(baca: de stil) atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di sekitar tahun 1920an. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam seni.

Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. Komposisi visual disederhanakan menjadi hanya bidang dan garis dalam arah horisontal dan vertikal, dengan menggunakan warna-warna primer seperti merah, biru, dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih.

Dalam kebanyakan karya seni, garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan, tetapi saling melewati satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari lukisan Mondrian, Rietveld Schröder House, dan Red and blue chair.

Pengaruh dan perkembangan

Konsep de Stijl banyak dipengaruhi filosofi matematikawan M. H. J. Schoenmaekers. Piet Mondrian, kemudian mempublikasikan manifes seni mereka Neo-Plasticism pada tahun 1920, meskipun istilah ini sebenarnya sudah digunakan olehnya pada 1917 di Belanda dengan frase Nieuwe Beelding. Pelukis Theo van Doesburg kemudian mempublikasikan artikel De Stijl dari 1917 hingga 1928, menyebarkan teori-teori kelompok ini. Perupa de Stijl antara lain pematung George Vantongerloo, dan arsitek J.J.P. Oud dan Gerrit Rietveld.

Pada dasarnya aliran de Stijl hanya bergerak dalam dunia lukis. Sebab bagaimanapun konsep de Stijl adalah abstraksi secara ideal komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. Pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitekrur. namun seperti yang ditulis oleh Piet Mondrian bahwa de Stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi. Meskipun Theo van Doesburg berusaha keras memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de Stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri.

de Stijl meredup seiring perpecahan di antara Theo van Doesburg yang aplikatif dan Piet Mondrian yang teoritis. Hingga akhirnya majalah de Stijl terakhir kali terbit untuk mengenang kematian Theo van Doesburg.

Seniman yang terlibat dalam gerakan de Stijl

  • Piet Mondrian (1872 – 1944)
  • Theo van Doesburg (1883 – 1931)
  • Ilya Bolotowsky (1907 – 1981)
  • Marlow Moss (1890 – 1958)
  • Amédée Ozenfant (1886 – 1966)
  • Max Bill (1908 – 1994)
  • Jean Gorin (1899 – 1981)
  • Burgoyne Diller (1906 – 1965)
  • Georges Vantongerloo (1886 – 1965)
  • Gerrit Rietveld (1888 – 1964)
  • Bart van der Leck (1876 – 1958)

 

 

Pengaruh de Stijl di Indonesia

Bioskop Megaria

gambar_berita_daerah6253.jpg

Bioskop ini dipengaruhi oleh gaya De Stijl dari Belanda. De Stijl sendiri berasal dari nama sebuah majalah seni yang didirikan oleh Theo van Doesburg, seorang pelukis yang terkadang juga merancang bangunan (arsitek). Aliran idealis yang mengarah pada gaya kolektif dan universal ini banyak menggunakan garis-garis lurus (vertikal maupun horisontal), dengan bentuk-bentuk dasar dan juga warna-warna dasar sebagai elemennya. Elemen dekoratif bukan bagian dari gerakan yang menekankan kebutuhan praktis, fungsional dan ekonomis dari sebuah bangunan. Warna yang digunakan bukan sebagai elemen dekoratif, melainkan sebagai media ekspresi diri.

Gedung bioskop bersejarah yang dibangun pada tahun 1932 dengan nama Bioscoop Metropool, sesuai dengan ejaan bahasa Belanda pada waktu itu. Van Doesburg sendiri dalam sebuah artikel yang diterbitkan majalah De Stijl pada tahun 1924 (Van Doesburg Manifesto) mengorientasikan diri sebagai aliran arsitektur yang plastis yang mencoba menciptakan keseimbangan harmonis dari bangunan dengan pendekatan empat dimensi (bukan hanya pendekatan ruang, tapi juga pendekatan waktu). Semua pertimbangan dalam perancangan perlu dikaji berdasarkan pertimbangan praktis dan logika dengan mengedepankan keseimbangan karakteristik fungsional bangunan.

Tampaknya Bioskop Megaria yang dirancang oleh Han Groenewegen (lahir di Den Haag 1888, meninggal di Jakarta 1980) banyak berorientasi pada aliran De Stijl seperti tampak pada menara menjulang yang merupakan salah satu ciri khas De Stijl, dengan permainan garis horisontal dan vertikal sebagai bagian dari ekspresi bangunan. Bangunan model ini biasanya dirancang dalam empat tampak, yaitu tampak depan, samping kiri dan kanan, serta tampak belakang, dan tidak seperti gaya bangunan frontal yang lebih mengutamakan tampak depan.

Karya-karya de Stijl

Composition

asfasd

Piet Mondrian, Composition, 1921, minyak di atas kanvas, 29 7/8 x 20 5/8 inches (76 x 52.4 cm), Museum of Modern Art, NY.

 

Schroeder House

rumah.jpg

Gerrit T. Rietveld, Schroder House, 1924-25, balok besi dan tiang, kayu and beton, Utrecht, The Netherlands. Utrecht, Netherlands. Gerrit Thomas Rietveld. 1924.

Red Blue Chair

bangku.jpg

Bangku ini dibuat oleh Gerrit Rietveld
Salah satu hal yang paling menakjubkan tentang bangku ini adalah ketika kamu mengira-ngira hidup akan seperti apa ketika bangku ini didisain. Bangku ini didisain dan dibuat di tahun 1918.

Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/De_Stijl

My Computer File

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: